SEKALI MELANGKAH PANTANG MENYERAH SEKALI TAMPIL HARUS BERHASIL JIWA RAGAKU DEMI KEMANUSIAAN

Senin, 22 Februari 2010

8 Sarapan Terbaik dan Terburuk Buat Anda

Sarapan sudah pasti perlu buat Anda. Tapi benarkah sarapan yang Anda
santap benar2 sehat dan baik bagi tubuh Anda? Berikut ini adalah 8
sarapan pagi yang paling sering dinikmati oleh orang2 di dunia. Mana
yang baik? Mana yang buruk? It’s your choice�

1. KOPI
Buat Anda penggemar kopi, minum kopi di pagi hari (bahkan double-shot
Americano sekalipun) ternyata memberikan manfaat yang luar biasa buat
kesehatan Anda. Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa kopi dapat
menurunkan risiko terkena diabetes, sakit jantung, perut kembung,
Parkinson, batu ginjal, dan cirrhosis. Dari semua jenis kopi, Black
coffee adalah yang terbaik, terutama buat wanita. Tapi kalo gak tahan
ama pahitnya, Anda bisa menambahkan susu pada kopi Anda.


2. COKLAT
Makan coklat di pagi hari? Why not? Cobalah Coklat hitam yang
mengandung 70% cocoa. Jenis ini terbukti memberikan manfaat pada
kesehatan tubuh. Selain memiliki kadar gula rendah, coklat hitam
adalah sumber antibodi tubuh polyphenol dan flavonoid antioxidant
(sama seperti kandungan green tea). Makan coklat hitam secara teratur
di pagi hari akan mengurangi risiko pengentalan darah, stroke, sakit
jantung, dan menurunkan tekanan darah. Coklat hitam pun telah terbukti
meningkatkan semangat kerja, memperbaiki mood, dan memberikan energi
yang diperlukan bagi aktivitas Anda seharian. Tapi hati-hati�jangan
makan lebih dari 2 ons / hari karena kalori coklat cukup tinggi untuk
membuat tubuh Anda membengkak.


3. SODA :
Ada yang minum soda di pagi hari? Hmm�ini cara buruk buat memulai
pagi Anda. Sirup dengan kadar fruktosa tinggi, soda, dan pemanis
buatan yang terdapat dalam minuman soda dapat merusak pangkreas Anda,
yang menyebabkan meningkatkan kadar insulin dalam tubuh, dan
meningkatkan berat tubuh. Jika kebiasaan ini diteruskan, lama-lama
Anda akan mengidap penyakit diabetes. Asam phosphoric dalam minuman
bersoda pun berpotensi mengikis tulang, membuat Anda jauh lebih cepat
terkena osteoporosis.


4. OATMEAL :
Banyak orang meyakini kalau bubur oatmeal adalah sarapan kesehatan
paling ideal. Tapi belakangan, Boston Hospital menemukan bahwa oatmeal
yang disantap anak-anak terus-menerus setiap hari akan meningkatkan
kadar gula dalam tubuh yang justru menghambat proses berpikir mereka.
Walau baik bagi kesehatan tubuh, tidak ada salahnya memberikan
anak-anak sarapan yang bervariatif seperti omelet, sayuran, dan
buah-buahan.


5. PIZZA :
Walau bukan makanan sehat (karena tergolong junk food), pizza ternyata
mengandung bahan-bahan yang menyehatkan. Saos tomat di dalam pizza,
mengandung lycopene yang merupakan antioksidan terkuat saat ini.
Selain mencegah kanker, lycopene juga membantu penurunkan kolesterol
dan tekanan darah. Pizza vegetarian adalah varian yang terbaik untuk
sarapan Anda. Hindari sarapan pizza yang memakai topping sosis,
peperoni, daging, dan parmesan yang buanyak.


6. TELUR :
Oke�telur memang menempati peringkat pertama makanan berkolesterol
tinggi. Tapi dari hasil survei terhadap 115.000 pria dan wanita
Amerika, Dinas Kesehatan USA tidak menemukan adanya risiko penyakit
jantung yang dialami oleh para pemakan telur itu. Wanita yang makan
telur lebih dari satu perhari justru yang paling rendah kemungkinan
terkena penyakit jantung. Selain itu, telur merupakan sumber protein
terbesar dan mengandung Asam Omega-3 yang mencegah pikun.


7. IKAN :
Sarapan atau makan ikan 2 kali seminggu dapat menekan risiko terkena
sakit jantung dan penyumbatan pada jantung. Ikan pun mengandung Asam
Omega-3, dan mencegah risiko terkena diabetes dan Alzheimer. Ikan yang
paling baik buat kesehatan Anda adalah ikan sarden, herring,
anchovies, salmon, mackarel kecil. Ikan2 besar seperti iklan pedang,
ikan tile, tuna, dan hiu pun sangat bermanfaat pada tubuh.


8. GULA BUATAN :
Sebuah iklan menyebutkan bahwa gula buatan baik bagi tubuh dan
mencegah kegemukan. Namun survei yang dilakukan Purdue
University-Amerika baru-baru ini justru membuktikan bahwa baik gula
asli atau buatan, ternyata sama-sama berpotensi membuat tubuh melar.
So�dijaga aja deh agar jangan terlalu berlebihan mengonsumsi gula
buatan.

Tidak ada komentar: