SEKALI MELANGKAH PANTANG MENYERAH SEKALI TAMPIL HARUS BERHASIL JIWA RAGAKU DEMI KEMANUSIAAN

Kamis, 25 Februari 2010

MEMILIH OIL!


Pelumas adalah bahan penting bagi kendaraan bermotor. Memilih dan menggunakan pelumas yang baik dan benar untuk kendaraan bermotor anda, merupakan langkah tepat untuk merawat mesin dan peralatan kendaraan agar tidak cepat rusak dan mencegah pemborosan.

Umum beranggapan bahwa fungsi utama oli hanyalah sebagai pelumas mesin. Padahal oli memiliki fungsi lain yang tak kalah penting, yakni antara lain sebagai; Pendingin, Pelindung dari Karat, Pembersih dan Penutup Celah pada Dinding Mesin.

Semua Fungsi tersebut adalah sangat erat berkaitan; sebagai Pelumas, Oli akan membuat gesekan antar komponen di dalam mesin bergerak lebih halus, sehingga memudahkan mesin untuk mencapai suhu kerja yang ideal. Selain itu Oli juga bertindak sebagai fluida yang memindahkan panas ruang bakar yang mencapai 1000-1600 derajat Celcius ke bagian lain mesin yang lebih dingin.

Dengan tingkat kekentalan yang disesuaikan dengan kapasitas volume maupun kebutuhan mesin. Maka semakin kental oli, tingkat kebocoran akan semakin kecil, namun disisi lain mengakibatkan bertambahnya beban kerja bagi pompa oli.

Oleh sebab itu, peruntukkan bagi mesin kendaraan Baru (dan/atau relatif Baru berumur dibawah 3 tahun) direkomendasikan untuk menggunakan oli dengan tingkat kekentalan minimum SAE10W. Sebab seluruh komponen mesin baru (dengan teknologi terakhir) memiliki lubang atau celah dinding yang sangat kecil, sehingga akan sulit dimasuki oleh oli yang memiliki kekentalan tinggi.

Selain itu kandungan aditif dalam oli, akan membuat lapisan film pada dinding silinder guna melindungi mesin pada saat start. Sekaligus mencegah timbulnya karat, sekalipun kendaraan tidak dipergunakan dalam waktu yang lama. Disamping itu pula kandungan aditif deterjen dalam pelumas berfungsi sebagai pelarut kotoran hasil sisa pembakaran agar terbuang saat pergantian oli.

SPESIFIKASI OLI

Semakin banyaknya pilihan oli saat ini, tidak semestinya membuat bingung. Ada beberapa hal yang mungkin bisa dijadikan Acuan; antara lain, kenali karakter kendaraan anda (spesifikasi mesin serta lingkungan dimana mayoritas anda berkendara (suhu, kelembaban udara, debu, dsbnya.).

Tingkat kekentalan oli yang juga disebut “VISKOSITY-GRADE” adalah ukuran kekentalan dan kemampuan pelumas untuk mengalir pada temperatur tertentu menjadi prioritas terpenting dalam memilih Oli. Kode pengenal Oli adalah berupa huruf SAE yang merupakan singkatan dari Society of Automotive Engineers. Selanjutnya angka yang mengikuti dibelakangnya, menunjukkan tingkat kekentalan oli tersebut. SAE 40 atau SAE 15W-50, semakin besar angka yang mengikuti Kode oli menandakan semakin kentalnya oli tersebut.

Sedangkan huruf W yang terdapat dibelakang angka awal, merupakan singkatan dari Winter. SAE 15W-50, berarti oli tersebut memiliki tingkat kekentalan SAE 10 untuk kondisi suhu dingin dan SAE 50 pada kondisi suhu panas. Dengan kondisi seperti ini, oli akan memberikan perlindungan optimal saat mesin start pada kondisi ekstrim sekalipun. Sementara itu dalam kondisi panas normal, idealnya oli akan bekerja pada kisaran angka kekentalan 40-50 menurut standar SAE.

Mutu dari oli sendiri ditunjukkan oleh kode API (American Petroleum Institute) dengan diikuti oleh tingkatan huruf dibelakangnya. API: SL, kode S (Spark) menandakan pelumas mesin untuk bensin. Kode huruf kedua mununjukkan nilai mutu oli, semakin mendekati huruf Z mutu oli semakin baik dalam melapisi komponen dengan lapisan film dan semakin sesuai dengan kebutuhan mesin modern.

§ SF/SG/SH – untuk jenis mesin kendaraan produksi (1980-1996)
§ SJ – untuk jenis mesin kendaraan produksi (1996 – 2001)
§ SL – untuk jenis mesin kendaraan produksi (2001 – 2004)

Perhatikan peruntukan pelumas, apakah digunaan untuk pelumas mesin bensin, atau diesel (2 tak atau 4 tak), peralatan industri, dan sebagainya. Untuk memilih kualitas pelumas yang cocok, kita dapat mengacu pada API Service (American Petroleum Institute), JASO (Japan Automotive Standard Association), ACEA (Association Des Constructeurs Europeens d’ Automobiles), DIN (Deutsche Industrie Norm), dan lain-lain yaitu acuan untuk kerja (performance) pelumas berdasarkan standar yang dikeluarkan oleh lembaga independen industri pelumas international.

Semua oli baik mineral maupun synthetic sama-sama ada standar APInya. Oli mineral biasanya dibuat dari hasil penyulingan sedangkan oli synthetic dari hasil campuran kimia. Bahan oli synthectic biasanya PAO (PolyAlphaOlefin). Jadi oli Mineral API SL kualitasnya tidak sama dengan oli Synthetic API SL.

Oli synthetic biasanya disarankan untuk mesin2 berteknologi terbaru (turbo, supercharger, dohc, dsbnya) juga yang membutuhkan pelumasan yang lebih baik (racing) dimana celah antar part/logam lebih kecil/sempit/presisi dimana hanya oli synthetic yang bisa melapisi dan mengalir sempurna. Oli synthetic tidak disarankan untuk mesin yang berteknologi lama dimana celah antar part biasanya sangat besar/renggang sehingga bila menggunakan oli synthetic biasanya menjadi lebih boros karena oli ikut masuk keruang pembakaran dan ikut terbakar sehingga oli cepat habis dan knalpot agak ngebul.

Berikut beberapa keunggulan oli synthetic dibandingkan oli mineral :

§ Lebih stabil pada temperatur tinggi
§ Mengontrol/Mencegah terjadinya endapan karbon pada mesin
§ Sirkulasi lebih lancar pada waktu start pagi hari/cuaca dingin
§ Melumasi dan melapisi metal lebih baik dan mencegah terjadi gesekan antar logam yang berakibat kerusakan mesin
§ Tahan terhadapan perubahan/oksidasi sehingga lebih tahan lama sehingga lebih ekonomis dan efisien
§ Mengurangi terjadinya gesekan, meningkatkan tenaga dan mesin lebih dingin
§ Mengandung detergen yang lebih baik untuk membersihkan mesin dari kerak

Jadi untuk mesin yang diproduksi tahun 2001 keatas disarankan sudah menggunakan oli yang bertipe synthetic baik semi synthetic (campuran dengan mineral oil) atau fully-synthetic.

Note: Kalau untuk pemakaian sehari-hari cukup yang semi synthetic.

Oli untuk motor sampai saat ini belum dapat informasinya yang sudah API SL.
Oli motor synthetic hampir semuanya baru SJ, kalo mineral mungkin baru SG/SH.

Mineral Oil :
§ Sprinta 2000 : SAE 20W-50, API SG
§ Evalube 4T : SAE 20W-50, API SF
§ Mesran Super : SAE 20W-50, API SG
§ Enduro 4T : SAE 20W-50, API SG
§ Penzoil Motorcycle 4T : SAE 20W-50, API SF

Oli yang bagus (biasanya synthetic) mampu memberikan lapisan film tipis yang pada komponen metal yang bergerak yang mana berguna untuk mengurangi gesekan komponen metal sehingga suara mesin jadi lebih halus dan tarikan lebih mantap.

Pada intinya milih oli hampir sama dengan milih bini (cocok2an) tapi ada garis besarnya yang bisa di-ikuti :
§ Disarankan jangan menggunakan oli untuk mobil ke motor anda sebab ada bahan di-oli mobil yang harus dikurangi bahkan dihilangkan tetapi di motor harus agak banyak untuk meredam gesekan karena putaran mesin motor lebih tinggi dan lebih berat kerjanya.
§ Motor tahun 2001 keatas disarankan menggunakan Oli API SG keatas misal API SH/SJ atau SL. SAE bisa 20w50 atau 10w40. Usahakan yang Semi Sintetik karena lebih licin sehingga bisa masuk kecelah2 metal mesin yang sempit dan tahan oksidasi sehingga kualitas oli tidak gampang rusak dan mesin jadi lebih bersih dan tentunya tarikan jadi lebih mantap.

Disarankan juga untuk menggunakan Pelumas yang memiliki dan mencantumkan Nomor Pelumas Terdaftar Untuk melindungi kepentingan masyarakat atas mutu pelumas yang beredar di dalam negeri pelumas sesuai dengan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1693.K/34/MEM/2001 tanggal 22 Juni 2002. Pelumas yang memiliki NPT adalah pelumas yang telah memenuhi persyaratan administratif dan teknis serta lulus uji laboraturium terakreditasi yang ditunjuk oleh Direktorat Jenderal MIGAS. NPT dapat diidentifikasikan dengan 12 digit huruf dan angka Contoh : DEPTAMBEN RI NPT : AB25E4110199 atau DESDM RI NPT : AC66E1054104.

MITOS

Minimnya pengetahuan tentang perkembangan teknologi pelumas, menyebabkan timbulnya banyak mitos di masyarakat. Sebagai contoh, saat mengganti oli mesin … oli bekas berwarna hitam … sering dianggap oli berkualitas buruk.

Padahal justru sebaliknya, perubahan warna oli menandakan bahwa oli telah bekerja dengan baik sebagai pelarut kotoran. Selanjutnya kotoran akan terbawa keluar pada saat pergantian oli dilakukan, karenanya dinding mesin akan terbebas dari kerak.

Dilain pihak, apabila perubahan warna tersebut terjadi dalam kurun waktu yang sangat dekat (terhitung sejak saat pergantian pertama), itu menandakan kemungkinan adanya kerusakan komponen didalam mesin sehingga oli cepat teroksidasi.

Kita jangan bingung2, pake aja oli yang bagus (mungkin harus 2-4 kali coba baru dapet, kayak pacaran aja kalau cocok jadi bini).
Kalau dilihat dibuku petunjuk motor hampir tidak disebutkan merk oli dan yang disebutkan hanya API SG 20w50 atau yang lebih baik. Jadi kalau anda pakai oli yang lebih baik kenapa takut garansi batal?
Coba tanya ke staff AHASS hal ini, apa jawaban mereka?

Untuk mencoba oli baru bisa ikuti prosedur berikut :
§ Sebelum ganti oli, coba bersihkan saluran bahan bakar dan kerak yang mungkin ada di mesin. Tidak usah bingung, bisa pakai carburator cleaner yang dituang ke tangki misal merk STP. Lakukan tiga hari sebelum ganti oli dan motor dipakai seperti biasa dan kalau bisa kecepatan agak tinggi, ini untuk membersihkan saluran bahan bakar dan endapan karbon.
§ Ganti oli dengan oli baru yang sesuai (jangan lupa ada JASO MA) termasuk filter olinya. Lakukan penggantian oli pada kondisi mesin panas agar oli lama keluar semua.
§ Coba deh pakai selama seminggu ada perubahan yang enak gak? kalau nggak berarti olinya tidak cocok. Perubahannya : – Suara mesin jadi lebih halus, tarikan lebih ringan, tenaga lebih mantap.

Oli merk apapun kalau sudah mendapat sertifikasi API (SG/SH/SJ/SL) dan JASO MA berarti oli itu sudah memenuhi standar baku yang cukup bagus dan memenuhi semua unsur yang diperlukan oleh mesin. Masalahnya banyak oli di Indonesia tidak ada ada sertifikasi tersebut. Coba lihat kemasan oli anda, kalau tidak ada sertifikasi tersebut apakah anda rela mesin anda menderita sengsara dan akhirnya turun mesin bahkan ganti mesin?

Berikut contoh Jenis-jenis Oli yang umum dipakai dan peredarannya mudah didapat di bengkel-bengkel resmi penyalur oli:

Oli Repsol:
§ Repsol Moto Racing 4T 10W50 Semi Synthetic Oil
Sertifikasi: API SJ; JASO MA
§ Repsol Moto 4T 15W50 Mineral Oil
§ Repsol Moto Sintético 4T 10W40 Semi Synthetic Oil
Sertifikasi: API SG; JASO MA; Honda Specs.

Oli Shell 4T:
§ Shell Advance S4 SAE 10W-40, 15W-40, 20W-40, 20W-50, SAE 40 Mineral oil
Sertifikasi:
API SF; belum JASO MA menurut Shell Singapore
()
API SL; JASO MA menurut Shell USA
()
§ Shell Advance SX4 SAE 10W-40, 15W-40, 15W-50 20W-50 Mineral oil
§ Shell Advance VSX4 SAE 10W-40, 15W-50, 20W-40 Semi Synthetic oil
Sertifikasi: API SL – JASO MA
§ Shell Advance Ultra 4 SAE 10W-40, 15W-50 Synthetic oil
Sertifikasi:
API SG menurut Shell Singapore
API SL – JASO MA menurut Shell USA

Rasanya untuk produk oli import musti cek kemasannya sebab walaupun kemasannya sama tapi sertifikasi beda. Jadi yang disana beli 35.000 kok disini murah cuman 25.000 ternyata beda sertifikasi. Waspadalah…!

Oli Top1 :
§ SMO-MC SAE 20W-50 Semi Synthetic
Sertifikasi: API..??
§ EVOLUTION SAE 15W-50 Synthetic
Sertifikasi: API SL

Oli Esso ada 4 tipe :
§ Esso 4T 20W-40, 20W-50 (recommended for engine <50cc) Mineral Oil
Sertifikasi: API SF – JASO MA
§ Esso 4T Power 10W-40, 15W-40, 15W-50, 20W-50 Mineral Oil
Setifikasi: API SG – JASO MA
§ Esso 4T Pace 10W-40 Semi Synthetic Oil
Setifikasi: API SJ – JASO MA
§ Esso 4T Gold 10W-40, 15W-50 and 20W-50 Synthetic Oil
Setifikasi: API SJ, SH (15W-50) – JASO MA

Caltex:
§ Caltex Revtex Fully Synthetic 4T SAE 10W40,
§ Caltex Revtex Semi-Synthetic 4T SAE 20W50,
§ Caltex Revtex Super 4T SAE 10W40, 20W40, 20W50,
Sertifikasi: API SG, JASO MA
§ Caltex Revtex Plus 4T SAE 25W-40,
§ Caltex Revtex 4T SAE 40,
Sertifikasi: API SF, JASO MA

Mobil 1:
§ Mobil Super 4T SAE 15W-50,
Seritifikasi: API SG, JASO MA
§ Mobil Extra 4T SAE 10W-40
§ Mobil Racing 4T SAE 15W-50
Sertifikasi: API SJ, JASO MA

OLI AGIP :
§ AGIP Super 4T MINERAL 15W-50
§ AGIP TEC 4T SEMI-SINT. 15W-50
§ AGIP Racing 4T SINT. 20W-50
§ Sertifikasi: API SJ

OLI MOTUL :
§ MOTUL 3000 4T MINERAL 20W-50
§ MOTUL 5100 Ester SEMI-SINT. 15W-50
§ MOTUL 300V competition SINT. 15W-50
Sertifikasi: API SG – JASO MA

Ternyata oli mineral gak cocok untuk motor baru, so yang pakai repsol moto 15W50 siap2 ganti aja Jangan Keliru Memilih Oli Mesin MINYAK pelumas atau oli tidak akan terpisahkan dengan mesin kendaraan bermotor. Tanpa oli, mesin rontok. Bila oli berkurang, komponen akan cepat aus akibat gesekan antara kedua permukaan komponen. Karena itu, kelangsungan hidup mesin amat dipengaruhi oleh oli. Makin besar kerja mesin, makin penting peran oli.

Hal serupa juga terjadi pada sepeda motor, terutama di kota-kota besar, di mana lalu-lintas cenderung macet, ruwet, dan suhu kian panas. Mengingat penting dan peranannya, oli menjadi ladang bisnis menggiurkan paling tidak tiap 2.000 km sampai 5.000 km– oli harus diganti. Berbagai merek dan jenis oli pun bermunculan di pasaran. Mulai dari oli biasa (konvensional) yang disebut pelumas mineral, sampai oli sintetis dan semi sintetis. Perbedaan ketiga jenis oli ini, bisa dilihat dari komponen dan unsur di dalamnya.

Pelumas konvensional, umumnya terdiri atas 90% minyak dasar (crude oil), hasil penyulingan minyak bumi, ditambah 10% campuran bahan kimia aditif guna meningkatkan kinerjanya. Bahan kimia yang dipakai sebagai campuran biasanya detergen (pembersih), antioksidasi dan Index Viscosity Imorover (campuran peningkat kekentalan).

Penggabungan unsur-unsur itu membentuk oli yang mampu melumasi mesin. Pelumas sintetis, sebagian besar atau seluruhnya terdiri atas bahan-bahan aditif. Jumlahnya menentukan jenis oli sintetisnya. Oli sintetis penuh (full synthetic oil) mengandung 100% bahan aditif, yaitu minyak dasar bahan kimia yang bukan dihasilkan dari penyulingan minyak bumi. Sedangkan oli semi sintetis pelumas yang dibuat dengan menggunakan minyak dasar bahan kimia dicampur minyak mineral.

Mengingat proses pengolahannya tidak lagi mengandalkan minyak dasar, bahan kimia yang banyak diaplikasi sebagai pengganti antara lain ester asam berbasa dua, ester organo fosfat, ester-silikat, glicol-polialkilena, silikon, klorida sert fluor hidrokarbon. Mengingat bahannya masih alami, oli mineral amat cocok untuk motor motor lawas, seperti Honda C-70, Honda C-90Z, Supercup, Astrea 800, Yamaha V-75, Suzuki Crystal, Binter Mercy, dan sebagainya.

Kelebihannya, oli tak mudah menguap saat mesin ada pada temperatur ideal, sehingga jeroan yang sudah aus tidak bertambah parah. Untuk mesin motor baru seperti Honda Supra, Karisma, Astrea Impressa, Yamaha F1-Z, RX-King, RX-Z, Kawak Ninja, Yamaha Vega, Yupiter, Kawak Kaze, Suzuki Shogun, dan sebagainya, bisa memakai oli semi-sintetis. Perpaduan unsur mineral dan kimia, mampu menjaga kondisi mesin tetap prima, tanpa meninggalkan kemampuan untuk melindungi komponen dalam mesin.

Sedangkan oli full synthetic sangat cocok dipakai pada motor balap yang mesinnya terus menerus digeber pada putaran (rpm) tinggi. Oli ini mampu melumasi seluruh bagian mesin sampai di sela-sela kecil sekalipun. Tingkat kekentalannya pun stabil meski dalam kondisi ekstrem, dan mampu menjaga mesin meski pada suhu tinggi.

Klasifikasi oli sintetis tidak berbeda dengan oli biasa. Pelumas sintetis mempunyai jenis klasifikasi tingkat kekentalan tunggal (single grade), misalnya SAE 20, SAE 40 dan SAE 50. Ada juga jenis klasifikasi tingkat kekentalan jamak (multigrade) antara lain SAE 15W-50 atau SAE 20W-50. Bahkan, pada aplikasi motor balap atau mesin berteknologi mutakhir, tingkat kekentalannya sering dibuat sangat ekstrem, misalnya SAE 5W-50, SAE 10W-60. Mengingat oli sintetis memiliki banyak keunggulan dan proses pembuatannya lebih rumit dibanding oli biasa, harganya pun relatif mahal. Nah, untuk memilih oli yang pas, sesuaikan dengan kebutuhan mesin motor Anda

TEHNIK BERKENDARA BERGONCENGAN!


Pertumbuhan sepeda motor di Asia Tenggara khususnya di Indonesia terus bertambah seiring dengan kebutuhan akan moda transportasi yang efisien dan terjangkau. Dari tengah kota hingga sudut-sudut desa sepeda motor mudah ditemukan.

Beberapa alasan yang sering diutarakan adalah : irit bahan bakar, bebas macet, sanggup membawa barang, membawa orang, dan harganya terjangkau.

Sehubungan dengan alasan penggunaan sepeda motor, kali ini kita akan membahas mengenai teknik berboncengan. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah :

1. Sepeda motor didesain hanya untuk membawa 2 orang, yaitu pengemudi dan pembonceng. Hal ini terkait dengan kekuatan struktur, ketersediaan dan kenyamanan tempat duduk serta keamanan pada saat mengendalikan motor dengan jumlah lebih dari 2 orang.
2. Pembonceng mempunyai potensi resiko kecelakaan yang sama besar dengan pengemudi. Bahkan beberapa kasus pembonceng mengalami luka yang lebih serius bila dibandingkan dengan pengemudi. Sehingga pembonceng harus menggunakan riding gear secara standar sama seperti pengemudi.
3. Pada saat berkendara dengan pembonceng, pengemudi harus dapat mengatur pergerakan titik berat keduanya agar seirama dengan pergerakan motor. Apabila tidak, maka keseimbangan motor akan terganggu khususnya pada saat menikung/miring. Untuk memudahkan pengemudi, pembonceng harus duduk menghadap kedepan searah dengan pengemudi dan berpegangan kepada pengemudi sehingga pergerakan pembonceng akan mengikuti pergerakan pengemudi.
4. Posisi duduk pembonceng yang di belakang akan lebih dekat ke roda dan rantai, sehingga hindari menggunakan celana yang berumbai atau rok lebar sehingga berpotensi tersangkut kedalam roda atau rantai.

Tidak ada larangan untuk berkendara berboncengan tetapi pasti lebih sulit bila dibandingkan berkendara sendirian. Pahami tekniknya untuk keamanan kita dan hidup yang lebih baik.

Selasa, 23 Februari 2010

ICON KOTA JOMBANG

10 Tips Pacaran Agar Menghasilkan Hubungan yang Manis

Dalam berhubungan pacaran sering kali pertengkaran dan perselisihan karena hal yang sepele timbul akibat suatu hal yang terkadang tidak penting. Berikut ini tips pacaran agar menghasilkan hubungan yang manis.

1. Realistis
Jangan coba mengubah pasangan Anda menjadi orang lain. Cinlah pasangan Anda apa adanya dan pelajari nilai lebih pasangan Anda yang tidak kelihatan secara visual.

2. Selalu bicarakan segala hal
Jangan membuat asumsi tentang perasaan pasangan Anda. Belajarlah untuk mengekspresikan diri Anda sehingga pasangan Anda mengerti Anda sedang marah, kecewa atau senang! Jika Anda berhenti untuk berbicara satu sama lain, itu artinya hubungan Anda berada di ambang bahaya…

3. Lakukan aktivitas bersama
Buatlah suatu jadwal agar Anda mengerjakan sesuatu bersamaan. Melakukan olah raga atau melibatkan diri Anda pada aktivitas yang sifatnya bersama; sesuatu yang membuat Anda berdua menikmatinya. Bisa jadi dengan cara menonton VCD, atau saling berpegangan tangan di sepanjang mal yang Anda kunjungi. Menikmati pertunjukan kesenian? Mengapa tidak! Jika Anda lebih banyak menghabiskan waktu bersaa teman-teman daripada pasangan sendiri, itu tandanya Anda harus memulai saat-saat indah bersamanya.

4. Saling pengertian
Dalam sebuah hubungan ada yang namanya saling memberi dan menerima, maka pelajarilah agar Anda menjadi bagian dari dirinya.

5. Perlihatkan cinta Anda
Belilah bunga, permen atau parfum atau sesuatu yang menandakan Anda mencin pasangan Anda, meski pun Anda baru menikah selama lima tahun. Buat hal-hal kecil yang mampu mengingatkan seseorang bahwa ada yang memperhatikan dirinya dan tentu saja terus mencinnya.

6. Saling menghormati
Berhentilah membuat gurauan tentang potongan rambutnya atau apa pun yang membuat Anda menertawakan pasangan Anda. Cinta adalah bagaimana menghormati perasaan pasangan Anda dan sensitif setiap waktu.

7. Kubur masa lalu
Berhenti membawa masa lalu. Tidak seorang pun yang ingin
diingatkan atas sesuatu yang buruk.

8. Buanglah perasaan cemburu buta
Setiap pasangan biasanya pernah melewati masa Ketidak nyamanan ketika sedang meniti hubungan, tetapi jangan menerjemahkan ketidaknyamanan itu sebagai kecemburuan. Cemburu itu ibarat racun yang perlahan-lahan menjalar ke dalam sebuah hubungan sebelum ia membunuh rasa cinta. Percayalah kepada pasangan Anda, cinta harus memiliki kepercayaan di dalamnya.

9. Teguhlah pada komitmen Anda
Jika pasangan Anda meninggalkan Anda sepanjang waktu, menunda pertemuan dan membatalkan janjinya maka sudah saatnya Anda perlu untuk berbicara! Jika Anda punya hubungan dengan seseorang, maka buatlah pasangan Anda sebagai prioritas dan sedapat mungkin tidak membuatnya kecewa. Jangan membuat janji-janji yang tidak Anda tepati. Jika pasangan Anda merasa bahwa Anda tidak begitu penting baginya, bersiaplah untuk kehilangan.

10. Jujurlah!
Kejujuran bukan berarti memperlihatkan wajah merengut kala Anda sebal melihat penampilan pasangan Anda. Dalam menerjemahkan? jujur?, artinya kita harus mengekspresikan perasaan kita secara jelas, bukan dengan cara menggerutu. Saat Anda kesal, katakan, dan ketika Anda marah, sampaikan kepadanya tanpa harus berteriak marah. Cinta adalah juga kejujuran dan hubungan tanpa kejujuran tidak pantas dalam
cinta.

Enam Herbal Untuk Perbaiki Kehidupan Seksual

Ingin memperbaiki kehidupan seksual secara alami? Berikut ini sejumlah herbal yang direkomendasikan:

1. Seledri
Sayuran ini akan menjadikan Anda lebih energik, tidur lebih nyenyak, dan bermanfaat untuk perempuan dalam meningkatkan gairah seksual.

2. Bawang putih
Bumbu dapur ini sering disebut Russian Antibiotic karena khasiatnya dalam membasmi bakteri. Herbal ini membantu pria mencapai dan mempertahankan ereksi dengan membantu memperlebar pembuluh darah.

3. Ginseng
Herbal kebanggaan Korea ini memang mahal, tetapi khasiatnya sudah terbukti selama ribuan tahun. Ginseng mendorong aktivitas mental dan fisik serta memperbaiki fungsi kelenjar endokrin. Herbal ini juga memberi efek positif pada kelenjar seks. Ginseng membantu menyeimbangkan hormon wanita, khususnya pada masa perubahan fisik yang drastis seperti sehabis melahirkan, selama menstruasi, dan menopause. Jenis ginseng yang bermanfaat untuk kehidupan seks Anda adalah Panax ginseng dan Panax ouinquefolius, sedangkan Siberian ginseng bermanfaat untuk kesehatan, tetapi tidak efektif untuk meningkatkan kehidupan seks.

4. Ginkgo biloba
Herbal ini sering disebut herbal yang cerdas karena kemampuannya meningkatkan memori dan memperlambat laju perburukan penyakit Alzheimer. Ginkgo biloba meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, sehingga memberi lebih banyak oksigen ke otak, jantung, dan seluruh tubuh, termasuk juga ke organ-organ seks.

5. Biji adas
Selama bertahun-tahun biji adas digunakan untuk mengobati keluhan penyakit pada wanita di berbagai belahan dunia. Adas ber guna meringankan gejala pre menstruation syndrome (PMS) dan menopause.

6. Primrose
Herbal ini telah digunakan selama berabad-abad di Eropa sebagai obat penenang ringan dan mengatasi berbagai penyakit pernapasan. Untuk urusan seks, primrose adalah estrogen alami untuk tubuh Anda.

Bahaya Debu Asbes!

Tercatat ratusan orang meninggal di Jepang gara-gara menghirup debu asbestos alias asbes. Mereka menderita mesothelioma, yakni kanker yang menyerang rongga dada, paru-paru, dan perut. Itu semua disebabkan oleh debu asbes yang terhirup. Debu asbes yang sangat kecil dan tajam ini bisa melukai rongga pernapasan, apalagi jika berlangsung berlarut-larut.

Setidaknya, banyak perusahaan di Jepang melaporkan lebih dari 300 karyawannya meninggal akibat menghirup debu asbes. Perusahaan Kubota Corp. melaporkan 79 pegawai yang bertugas memproduksi asbes meninggal. Di tahun 2003 saja ada 878 korban yang menderita mesothelioma terpaut dengan akibat dari terhirupnya debu asbes. Ini menunjukkan peningkatan jumlah korban dari yang tadinya 500 korban di tahun 1995.

Asbes yang dikombinasikan dengan semen dan merupakan batuan mineral yang kerap dijadikan langit-langit rumah itu termasuk karsinogen atau zat pemicu terjadinya kanker. Di tahun 1995 di Jepang dikeluarkan larangan penggunaan asbestos biru dan cokelat karena termasuk tipe karsinogen yang sangat tinggi.

Yang mengkhawatirkan lagi saat ditemukannya beberapa wanita meninggal karena mesothelioma. Padahal mereka tidak bekerja di penambangan. Para ahli mencurigai mereka terkontaminasi debu yang dibawa ke rumah oleh suami mereka yang bekerja di penambangan asbes.

Ngerinya, asbes juga membunuh secara diam-diam, seseorang bisa terkena kanker berpuluh tahun kemudian setelah tercemari asbes.Meski begitu, asbes banyak dipakai untuk bahan baku rem dan piranti tahan api.

Tips menghadapi penculikan anak

Salah satu isu yang akhir-akhir ini sering menjadi sorotan berbagai media massa adalah kasus penculikan anak yang kian marak terjadi belakangan ini. Katakanlah misalnya saat kasus penculikan yang menimpa Raisya Ali, seorang bocah TK. Banyak media massa yang meliput beritanya sehingga tak heran bila kasus ini menyita banyak perhatian dan simpati publik. Bahkan seorang presiden SBY pun melalui siaran TV, menyempatkan diri memberikan beberapa patah kata untuk memberi dukungan moril kepada pihak keluarga dan meminta pihak penculik untuk mengembalikan bocah tersebut.


Kalau diteliti lebih lanjut, ternyata ada berbagai motif yang bisa melatarbelakangi terjadi penculikan ini, misalnya motif ekonomi, perebutan hak asuh anak, kelainan prilaku, balas dendam, sosial, politik, dsb.

Dengan melihat banyaknya akibat kerugian dari adanya musibah ini, maka alangkah pentingnya untuk mengusahakan cara-cara yang dapat menghindarkan anak menjadi korban penculikan tersebut.

Berikut ini ada beberapa tips yang dapat dijadikan masukan untuk dapat menghindari terjadinya penculikan anak :

* Jelaskan pada anak pentingnya sikap waspada terhadap orang lain terutama kepada orang yang belum dikenal karena ada kemungkinan mereka mempunyai niat buruk. Sikap waspada ini misalnya dapat diajarkan kepada anak dengan cara menolak diajak pergi atau menolak hadiah apapun dari orang lain bila belum mendapat ijin dari orangtua, tidak sembarangan mempersilahkan orang asing masuk ke dalam rumah, tidak bepergian keluar rumah sendiri tanpa ditemani orang dewasa yang bisa bertanggung jawab akan keselamatannya.

* Bila ingin mengajak anak pergi ke tempat ramai, ajari anak untuk tidak memisahkan diri dari orangtua atau pengasuh dan bekali anak dengan pengetahuan tentang lokasi petugas bagian informasi atau satpam, nama dan nomor telpon orangtua serta cara mudah menemukan kembali orangtua bila ia tersesat.

* Bekali anak dengan teknik dasar ketrampilan bela diri agar bisa melepaskan diri dengan segera dari sekapan penculik. Beri simulasi penculikan agar anak bisa mengetahui tindakan apa yang harus dilakukannya bila ada orang yang berusaha dengan paksa mau menculiknya. Misalnya dengan berteriak minta tolong, segera lari ke satpam atau berusaha menarik perhatian orang sekitarnya.

* Orangtua perlu bekerjasama dengan pihak sekolah untuk bersama-sama mencegah terjadinya penculikan. Misalnya dengan menciptakan sistem dimana pihak sekolah hanya memperbolehkan anak meninggalkan sekolah bila sudah dijemput oleh orang yang identitasnya sesuai dengan yang diberikan oleh orangtua atau anak sudah dijemput oleh mobil jemputan sekolahnya.

* Orangtua harus memilih secara cermat orang-orang yang dipekerjakan dirumah, terutama pengasuh dan supir. Misalnya dengan melakukan pengecekan terhadap identitas dan kredibilitas mereka kepada penyalur tempat kita mengambil mereka atau kepada majikan tempat mereka bekerja sebelumnya. Jangan sembarangan menyuruh orang lain yang belum dipercaya untuk menjemput anak di sekolah. Usahakan orangtua dapat mengantar jemput sendiri bila tidak ada orang lain yang dapat dipercaya.

* Orangtua perlu menceritakan pada anak, bila ada ada orang-orang yang dicurigai memiliki potensi balas dendam, pernah konflik atau bersaing bisnis dengan orangtua agar anak bisa berhati-hati atau menjauh bila bertemu dengan orang tersebut.

* Biasakan anak untuk tidak sembarangan memberikan informasi mengenai keluarga, seperti kebiasaan-kebiasaan atau jadwal orangtua, nomor telfon dan alamat rumah kepada orang asing yang bertanya kepadanya baik secara langsung atau melalui telfon. Karena informasi-informasi ini dikhawatirkan akan disalahgunakan untuk niat jahat seseorang.

* Sesibuk apapun orangtua, usahakan untuk tetap melakukan pengawasan dan komunikasi dengan anak. Misalnya dengan menelpon anak atau menyediakan waktu untuk mendengar cerita anak mengenai kejadian-kejadian yang dialaminya sepanjang hari itu. Hal ini diperlukan agar orangtua bisa mengantisipasi kemungkinan ada orang yang berniat jahat pada anak.

Disamping usaha-usaha tersebut di atas, satu hal yang juga sangat penting untuk kita lakukan adalah berdoa pada yang Maha Kuasa agar semua sanak keluarga kita terhindar dari penculikan atau musibah-musibah lainnya. Karena sehebat apapun usaha yang kita lakukan, pasti tidak akan berhasil bila kita tidak mendapat restu dariNya.